1. Meningkatnya Permintaan Baja Berkualitas Tinggi
Ini adalah salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar elektroda grafit. Perkembangan pesat industri baja seperti konstruksi, otomotif, infrastruktur, kedirgantaraan, dan pertahanan nasional telah menyebabkan peningkatan permintaan dan produksi baja.
2. Tungku Busur Listrik adalah Tren Masa Kini
Dipengaruhi oleh perlindungan lingkungan dan fleksibilitas produksi yang tinggi, proses pembuatan baja di negara-negara berkembang berubah dari tanur tinggi dan tanur sendok menjadi tanur busur listrik (EAF). Elektroda grafit merupakan sumber energi utama untuk konsumsi baja tanur listrik, dan sebanyak 70% elektroda grafit digunakan dalam pembuatan baja tanur busur listrik. Perkembangan pesat tanur listrik memaksa peningkatan kapasitas produksi elektroda grafit.
3. Elektroda Grafit adalah Bahan Habis Pakai
Masa pakai elektroda grafit umumnya sekitar dua minggu. Namun, siklus produksi elektroda grafit umumnya 4–5 bulan. Selama masa pakai ini, kapasitas produksi elektroda grafit diperkirakan akan berkurang karena kebijakan nasional dan musim dingin.
4. Pasokan Kokas Jarum Berkualitas Tinggi Terbatas
Kokas jarum merupakan bahan baku utama untuk produksi elektroda grafit. Kokas ini adalah kokas minyak bumi yang dikalsinasi (CPC) yang menyumbang sekitar 70% dari biaya input produksi elektroda grafit. Kenaikan harga yang disebabkan oleh terbatasnya jumlah impor kokas jarum merupakan alasan utama kenaikan langsung harga elektroda grafit. Sementara itu, kokas jarum juga digunakan dalam produksi material elektroda untuk baterai lithium dan industri kedirgantaraan. Perubahan dalam penawaran dan permintaan ini membuat kenaikan harga elektroda grafit menjadi tak terhindarkan.
5. Perang Dagang Antar Ekonomi Utama Dunia
Hal ini menyebabkan penurunan tajam ekspor baja China, dan memaksa negara lain untuk meningkatkan kapasitas produksi. Di sisi lain, hal ini juga menyebabkan peningkatan volume ekspor elektroda grafit di China. Selain itu, Amerika Serikat menaikkan tarif impor China, yang sangat mengurangi keunggulan harga elektroda grafit China.
Waktu posting: 15 Oktober 2021
