Kokas jarum memiliki struktur seperti jarum dan terbuat dari minyak slurry dari kilang atau ter batubara. Ini adalah bahan baku utama untuk pembuatan elektroda grafit yang digunakan dalam proses pembuatan baja menggunakan tungku busur listrik (EAF). Analisis pasar kokas jarum ini mempertimbangkan penjualan dari industri grafit, industri baterai, dan lainnya. Analisis kami juga mempertimbangkan penjualan kokas jarum di APAC, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan MEA. Pada tahun 2018, segmen industri grafit memiliki pangsa pasar yang signifikan, dan tren ini diperkirakan akan berlanjut selama periode perkiraan. Faktor-faktor seperti meningkatnya permintaan elektroda grafit untuk metode produksi baja EAF akan memainkan peran penting dalam segmen industri grafit untuk mempertahankan posisi pasarnya. Selain itu, laporan pasar kokas jarum global kami juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti peningkatan kapasitas penyulingan minyak, peningkatan adopsi kendaraan ramah lingkungan, dan meningkatnya permintaan elektroda grafit UHP. Namun, kesenjangan antara permintaan dan penawaran litium yang semakin melebar, serta tantangan yang dihadapi dalam mendatangkan investasi di industri batubara akibat peraturan anti polusi karbon, fluktuasi harga minyak mentah dan batubara, dapat menghambat pertumbuhan industri kokas jarum selama periode perkiraan.
Gambaran Umum Pasar Kokas Jarum Global:
Meningkatnya permintaan akan elektroda grafit UHP.
Elektroda grafit digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti tungku busur terendam dan tungku sendok untuk produksi baja, material non-logam, dan logam. Elektroda ini juga terutama digunakan dalam tungku busur listrik (EAF) untuk produksi baja. Elektroda grafit dapat diproduksi menggunakan kokas minyak bumi atau kokas jarum. Elektroda grafit diklasifikasikan menjadi daya reguler, daya tinggi, daya super tinggi, dan UHP berdasarkan parameter seperti resistivitas, konduktivitas listrik, konduktivitas termal, ketahanan terhadap oksidasi dan guncangan termal, serta kekuatan mekanik. Dari semua jenis elektroda grafit, elektroda grafit UHP semakin mendapat perhatian di industri baja. Permintaan akan elektroda UHP ini akan mendorong perluasan pasar kokas jarum global dengan CAGR sebesar 6% selama periode perkiraan.
Munculnya baja hijau
Emisi CO2 merupakan masalah utama yang dihadapi industri baja di seluruh dunia. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) telah dilakukan. Kegiatan R&D ini menghasilkan munculnya baja hijau. Para peneliti telah menemukan proses pembuatan baja baru yang dapat menghilangkan emisi CO2 sepenuhnya. Dalam proses pembuatan baja tradisional, selama produksi baja, sejumlah besar asap, karbon, dan api yang mengepul dilepaskan. Proses pembuatan baja tradisional menghasilkan emisi CO2 dua kali lipat berat baja. Namun, proses baru ini dapat menghasilkan pembuatan baja tanpa emisi. Injeksi batubara bubuk dan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) termasuk di antaranya. Perkembangan ini diharapkan akan berdampak positif pada pertumbuhan pasar secara keseluruhan.
Lanskap Kompetitif
Dengan kehadiran beberapa pemain utama, pasar kokas jarum global terkonsentrasi. Analisis vendor yang komprehensif ini dirancang untuk membantu klien meningkatkan posisi pasar mereka, dan sejalan dengan hal tersebut, laporan ini memberikan analisis terperinci tentang beberapa produsen kokas jarum terkemuka, termasuk C-Chem Co. Ltd., GrafTech International Ltd., Mitsubishi Chemical Holdings Corp., Phillips 66 Co., Sojitz Corp., dan Sumitomo Corp.
Selain itu, laporan analisis pasar kokas jarum mencakup informasi tentang tren dan tantangan yang akan datang yang akan memengaruhi pertumbuhan pasar. Hal ini bertujuan untuk membantu perusahaan menyusun strategi dan memanfaatkan semua peluang pertumbuhan yang akan datang.
Waktu posting: 02-03-2021
